BERSUARA SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN DI TENGAH KEHIDUPAN DEMOKRASI.
Bersuara sebagai Bentuk Kepedulian di Tengah Kehidupan Demokrasi. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, kita sering melihat adanya perbedaan pandangan tentang makna bersuara di ruang publik. Sebagian orang memandang bahwa menyampaikan pendapat adalah bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa. Namun, di sisi lain, ada juga yang menganggap bahwa suara tersebut muncul karena kurangnya pemahaman terhadap situasi yang ada dan lebih baik diam. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan sederhana: apakah dalam negara demokrasi, setiap kritikan masih dianggap sebagai bagian dari kepedulian, atau justru dinilai sebagai kesalahan karena mengkritik ? Sebagai negara demokrasi, Indonesia menjunjung tinggi peran rakyat. Prinsip "dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat" menunjukkan bahwa rakyat memiliki hak untuk ikut berpartisipasi, salah satunya dengan menyampaikan pendapat. Oleh karena itu, bersuara seharusnya menjadi hal yang wajar dan penting. Namun dalam kenyataannya, ...